Weekly post

  • cara membuat laporan berdasarkan tanggal di ireport

    Dalam membuat report terkadang harus menyesuaikan format tanggal sesuai dengan kebutuhan misalnya dengan format tanggal-bulan-tahun  (d-m-y) atau dengan format hari-tanggal-bulan-tahun. dalam ireport ada 2 cara untuk memformat tanggal yaitu :

    1. Pengaturan di field          Klik kanan pada field yang akan di format tanggalnya lalu pilih field pattern.
              
    format tanggal ireport 1
    gambar 1.1 format tanggal ireport 1
              Lalu pilih date, pilih format tanggalnya lalu klik apply.
    format tanggal menggunakan ireport
    gambar 1.2 format tanggal ireport 2
              Berikut hasil dari format tanggal menggunakan ireport menggunakan metode pertama
               
    format tanggal ireport 3
    gambar 1.3 format tanggal ireport 3
    2. Mengunakan script untuk memformat tanggal di field ireport
              Klik kanan pada field yang akan di format tanggalnya kemudian pilih edit expression
    format tanggal manual ireport indonesia
    gambar 1.4 format tanggal ireport4
    lalu Isikan kode berikut. new SimpleDateFormat("EEEE, dd MMMMM yyyy",new java.util.Locale("id")).format($F{UPDATED})
    script format tanggal ireport manual indonesia hari tanggal bulan tahun
    gambar 1.5 format tanggal ireport 5
               Berikut hasilnya
    hasil format tanggal indonesia ireport
    gambar 1.6 format tanggal ireport 6

    0 comments

  • Laporan Praktikum Pert 15 SEARCHING AND SORTING ALGORITHMS

    Nama/NIM     : Syahril Ramadhani/ 16214050
    Jurusan           : Teknik Elektronika
    Grup              : 1P2 
    Tugas             : Algoritma dan Pemograman

    A.  RINGKASAN DASAR TEORI
    SEARCHING AND SORTING
    ALGORITHMS
    A.      Algoritma Searching (Pencarian)
    1.      Pengantar
    Pencarian merupakan tindakan untuk mendapatkan suatu data dalam kumpulan data. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita berurusan dengan pencarian; misalnya untuk menemukan nomor telepon seseorang pada buku telepon atau mencari suatu istilah dalam kamus. Pada aplikasi komputer, pencarian kerap dilakukan; misalnya untuk mendapatkan sata dari seseorang mahasiswa, mendapatkan informasi suatu kata dalam kamus digital, mendapatkan nomor telepon berdasarkan suatu alamat atau nama perusahaan.
    Untuk keperluan mencari data, terdapat beragam algoritma pencarian (search algorithm). Yang dimaksud dengan algoritma pencarian adalah “algoritma yang menerima sebuah arguman a  dan mencoba untuk menemukan sebuah rekaman yang memiliki kunci a” (Tenembaum dan Augensten, 1981, hal. 425). Sebagai contoh, dikehendaki untuk mendapatkan mahasiswa dengan nomor 9834567. Hasilnya adalah rekaman yang berisi data mahasiswa tersebut; yang barangkali berisi nama, alamat, tanggal lahir, dan nama program studi. Dalam implementasi, algoritma bisa jadi memberikan nilai balik berupa sebuah rekaman yang diperoleh, tetapi bisa pula hanya memberikan pointer yang menunjuk ke sebuah rekaman.
    Pencarian dapat dilakukan terhadap data yang secara keseluruhan berada dalam memori komputer ataupun terhadap data yang berada dalam penyimpanan eksternal (harddisk). Pencarian yang dilakukan terhadap data yang berada dalam memori komputer dikenal dengan sebutan pencarian internal, sedangkan pencarian yang dilakukan pada media penyimpanan eksternal disebut pencarian eksternal. Pencarian model pertamalah yang dibahas kali ini.
               


    2.      Pencarian Sekuensial
    Pencarian sekuensial (atau disebut juga pencarian linear) merupakan model pencarian yang paling sederhana yang dilakukan terhadap suatu kumpulan data. Algoritma untuk melakukan hal ini sebenarnya telah diperkenalkan pada pelajaran sebelumnya.
    Secara konsep, penjelasannya adalah seperti berikut: Terdapat L yang perupakan larik yang berisi n buah data (L[0], L[1], ..., L[n-1]) dan k adalah data yang hendak dicari. Pencarian dilakukan untuk menemukan
    L[i] = k
    Dengan i adalah bilangan indeks terkecil yang memenuhi kondisi 0 < k < n-1. Tentu saja ada kemungkinan bahwa data yang dicari tidak ditemukan. Contoh;
    L ÃŸ [10,9,4,6,4,3,2,5]
    Dimanakah posisi 4 yang pertama? Dalam hal ini k adalah 4 dan k ditemukan pada posisi dengan indeks berupa 2.

    3.      Pencarian terhadap Data Urut
    Apabila kumpulan data sudah dalam keadaan urut, pencarian data dengan menggunakan pencarian sekuensial akan memakan waktu yang lama jika jumlah data dalam kumpulan data tersebut sangat banyak. Untuk mengatasi hal itu terdapat algoritma yang dirancang agar pencarian data dapat dilakukan secara efisien. Metode yang digunakan dikenal dengan sebutan pencarian biner (binary search).
    Pencarian biner dilakukan dengan membagi larik menjadi dua bagian dengan jumlah yang sama atau berbeda 1 jika jumlah data semula ganjil. Data yang dicari kemudian dibandingkan dengan data terakhir pada bagian pertama. Dalam hal ini ada tiga kemungkinan yang terjadi:
    -          Data yang dicari sama dengan elemen terakhir pada bagian pertama dalam larik. Jika kondisi ini terpenuhi, data yang dicari berarti ditemukan
    -          Data yang dicari bernilai kurang dari nilai elemen terakhir pada bagian pertama dalam larik. Pada keadaan ini, pencarian diteruskan pada bagian pertama.
    -          Data yang dicari bernilai lebih dari nilai elemen terakhir pada bagian pertama dalam larik. Pada keadaan ini, pencarian diteruskan pada bagian kedua.

    B.      Pengurutan Data (Sorting)
    1.      Pengantar
    Proses pengurutan banyak ditemukan dalam komputer. Hal itu karena data yang sudah urut akan lebih cepat untuk dicari. Untuk membentuk data yang tidak urut, terdapat berbagai algoritma yang bisa digunakan.
    Perlu diketahui bahwa pengurutan sendiri dapat dilakukan terhadap data yang secara keseluruhan diletakkan dalam memori ataupun terhadap data yang tersimpan pada pengingat eksternal.
    Di dalam pengurutan data terdapat istilah ascending dan descending. Pengurutan dengan dasar nilai yang kecil menuju ke nilai yang besar disebut ascending (urut naik), sedangkan yang disusun atas dasar nilai besar ke kecil disebut descending (urut turun).
    2.      Metode Buble Sort
    Metode ini merupakan metode tersederhana untuk melakukan pengurutan data, tetapi memiliki kinerja yang terburuk untuk data yang besar. Pengurutan dilakukan dengan membandingkan sebuah bilangan dengan seluruh bilangan yang terletak sesudah bilangan tersebut. Penukaran dilakukan suatu kriteria dipenuhi.
    3.      Metode Pengurutan Seleksi
    Pengurutan seleksi (selection sort) mempunyai mekanisme seperti berikut: Mula-mula suatu penunjuk (diberi nama posAwal), yang menunjuk ke lokasi awal pengurutan data, diatur agar berisi indeks pertama dalam larik. Selanjutnya dicari bilangan terkecil yang terletak antara posisi sesudah yang ditunjuk oleh penunjuk tersebut hingga elemen yang terakhir dalam larik. Lokasi bilangan ini ditunjuk oleh posMin. Lalu tukarkan nilai bilangan terkecil tersebut dengan nilai yang ditunjuk oleh posAwal. Proses seperti itu diulang dari posAwal bernilai 0 hingga n-2, dengan n menyatakan jumlah elemen dalam larik.

    B.  LANGKAH PENGERJAAN
    1. Jalankan Aplikasi Bahasa Pemograman Dev C++
    2. Klik File - New - Source File, maka akan tampil form baru
    3. Simpan file dengan Menu: File-Save atau tekan tombol Ctrl-S (atau pilih Menu: File-Save As...untuk Mengganti nama File).
    4. dan Masukan pengarah atau tanda dari Bentuk Umum Bahasa Pemograman Dev C++
    Seperti Percobaan saya di Bawah ini…!!!
    5. Untuk Melihat Hasilnya Cukup klik COMPILE atau COMPILE & RUN
    Note #Jangan_sampai_ada_kesalahan…!!! Oke
    ·         Program mengurutkan angka yang diinputkan, kemudian mencari angka yang diinginkan
    Running Program
    ·         Program mengurutkan nama yang diinputkan, kemudian mecari nama yang diinginkan

    Running Program
    ·         C programming code for binary search
    Running Program
    ·         Insertion sort algorithm implementation in c
    Running Program

    0 comments

  • Laporan Praktikum Pert 14 STRUKTUR

    Nama/NIM     : Syahril Ramadhani/ 16214050
    Jurusan           : Teknik Elektronika
    Grup              : 1P2 
    Tugas             : Algoritma dan Pemograman

    A.  RINGKASAN DASAR TEORI
    STRUKTUR

    Deklarasi Structure dalam Bahasa C
    Structure merupakan kumpulan dari satu atau beberapa variabel yang mempunyai tipe sama atau berbeda (Heterogenous). Variabel dalam structure sering disebut dengan nama komponen, field, elemen ataumembers. Suatu struktur dinyatakan dengan kata kunci struct, daftar pernyataan variable  yang  disebut anggota,  yang  terlampir  dalam  tanda  kurung  {  }. Tiap pernyataan anggota dan struktur harus berakhir dengan semicolon ( ; ).
    Bentuk umum deklarasi structure pada C:
    struct <struct_name>{
    <type> <elemen_name1>;
    <type> <elemen_name2>;
    } <structure_variable>;
    Contoh:
    struct Mahasiswa{
    char nama[20];
    float ip;
    int semester;
    };
    Untuk mendefinisikan variabel X dengan tipe struct Mahasiswa adalah sbb:
    struct Mahasiswa X;
    Satu atau beberapa variabel dapat juga didefinisikan pada saat structure tersebut dideklarasikan. Contoh: X dan Y adalah variabel bertipe struct Mahasiswa
    struct Mahasiswa{
    char nama[20];
    float ip;
    int semester;
    } X,Y;
    Besar memori yang diperlukan oleh structure sama dengan jumlah dari memori yang diperlukan oleh setiap field-nya.



    Pengaksesan Elemen Structure
    Bentuk umum:
    <structure_variable>.<field_name>
    <structure_pointer>→<field_name>
    Contoh:
    X.semester = 4;
    X.ip = 3.75;
    Mahasiswa *ptr = &X;
    ptr→semester = 4;
    Membaca data dari keyboard:
    cin >> X.semester;
    cin >> X.nama;

    Structure dan Fungsi
    1.      Passing parameter
    Passing structure ke dalam fungsi sama seperti tipe data yang lain. Contoh mem-passing struct Mahasiswa ke fungsi
    void cetak(struct Mahasiswa X)
    {
    printf(“Nama=%s\n”,X.nama);
    printf(“IP = %f\n”,X.ip);
    }
    void main()
    {
    Mahasiswa X;
    cetak(X);
    }
    2.      Structure sebagai return value
    struct Mahasiswa Mhs;
    ..
    struct Mahasiswa Entry(char *nama, int sem, float ip)
    {
     strcpy(Mhs.nama,nama);
    Mhs.semester = sem;
    Mhs.ip = ip;
    return(Mhs);
    }


    Structure of Array
    Yaitu tipe data Structure yang elemen-elemennya berupa array. Contoh:
    struct mhs{
    int nilai[3];
    char nim[10];
    char nama[20];
    };
    Cara mengakses elemen pada Structure of Array:
    struct mhs Mahasiswa;
    Mahasiswa.nilai[1] = 78;
    strcpy(Mahasiswa.nama,”Budi”);

    Array of Structure (Tabel)
    Tipe data Array yang komponennya berupa structure. Contoh:
    struct dosen_type{
    char kode_dosen[4];
    char nama_dosen[20];
    int jumlah_sks;
    };
    struct dosen_type pengajar[100];
    Contoh cara untuk mengakses elemen pada array of structure
    pengajar[1].jumlah_sks = 12;
    strcpy(pengajar[2].kode_dosen,”D1376”);
    Analogi array of structure:





    Nested Structure
    Sebuah kondisi dimana di dalam sebuah struct terdapat tipe data berupa struct lagi.

    B.  LANGKAH PENGERJAAN
    1. Jalankan Aplikasi Bahasa Pemograman Dev C++
    2. Klik File - New - Source File, maka akan tampil form baru
    3. Simpan file dengan Menu: File-Save atau tekan tombol Ctrl-S (atau pilih Menu: File-Save As...untuk Mengganti nama File).
    4. dan Masukan pengarah atau tanda dari Bentuk Umum Bahasa Pemograman Dev C++
    Seperti Percobaan saya di Bawah ini…!!!
    5. Untuk Melihat Hasilnya Cukup klik COMPILE atau COMPILE & RUN
    Note #Jangan_sampai_ada_kesalahan…!!! Oke

    ·         Program Nested Structure


    Running Program

    ·         Program Menyimpan infomasi tentang film (.cpp)

    Running Program


    ·         Program Menyimpan infomasi tentang film (.c)

    Running Program

    ·         C program to add two distances entered by user.

    Running Program

    0 comments

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    Ajo Ngeblog Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan